Lupa Adalah Penyakitnya Ilmu

lupa-1170x878

Tidak jarang di antara kita yang sedang menuntut ilmu mengalami hal ini, yaitu lupa. Banyaknya kegiatan dan pikiran yang berlalu lalang membuat kita tidak dapat mengingat apa yang telah kita pelajari. Lalu, apakah karna lupa kita justru di anggap bodoh? Tidak, lupa adalah kodrat manusia. Sebagai mahluk yang di katakan sempurna, manusia bukan berarti tidak luput dari lupa. Karna manusia yang sempurna adalah manusia yang memiliki keduanya yaitu kelebihan dan kekurangan.

Namun, bukan berarti degan argumen tersebut membuat kita malas untuk belajar dan mengingat sesuatu. Karena hal tersebut juga bukanlah hal yang baik. Apalagi para penuntut ilmu. Bagaimana mungkin kita akan mampu mengemban tanggungjawab sebagai seorang yang di katakan berilmu, jika ilmu yang kita pelajari justru kita tidak mengingatnya. Nah, sebenarnya ada banyak cara yang dapat membantu kita untuk meminimalisir kemungkinan agar kita tidak lupa. Yaitu degan menuliskan apa apa saja yang kita alami. Degan begitu kita dapat membuka kembali catatan saat kita lupa. Tidak harus menuliskannya di buku, gadget dan alat elektronik yang canggih juga bisa di manfaatkan. Agar mudah di bawa kemana mana.

Cara diatas memang bukan rahasia lagi. Namun banyak dari kita justru menyepelakan hal tersebut.  Menganggap remeh sesuatu, yang justru sifatnya sangat fundamental. Ingat, “ Tidak akan ada pohon yang besar tanpa benih “. Mulailah dari hal yang kecil, karnanya sesuatu yang besar akan kita raih.

Sebagai para penuntut ilmu sudah seharusnya kita membiasakan diri untuk melakukan hal hal yang bermanfaat. Karena ilmu yang kita dapat harus di pertanggungjawabkan kelak. Dan penyampaian kebenaran adalah mutlak agar generasi ke depan dapat tetap menjaga sesuatu yang benar. Dan semoga kita semua terhindar dari penyakit lupa.

http://ashabulkahfie.com/?p=12092